Categories
Uncategorized

Cara Sederhana Supaya Usaha Kamu Besar

memandang bisnis via https://sahabatpegadaian.com/

stroberi.us-Kamu pernah membaca di media online atau sejenisnya yang mengabarkan, jasa sablon dengan modal sekian dapat keuntungan puluhan juta atau kabar lainnya, yakni seseorang berjualan dalaman wanita bisa mendatangkan penghasilan puluhan juta.

Dari kabar tersebut, mungkin kamu bertanya-tanya kok bisa yak? Melihat usahanya yang ditekuni hanya sekadar jasa sablon atau tukang jualan dalaman wanita?

Meminjam ungkapan Robert T.kiyosaki, besar atau kecilnya sebuah usaha tergantung spektrumnya. Jadi, bagaimana cara pandang kamu melihat usaha tersebut bukan pada jenis usaha tersebut.

Kalau jenis usaha, selebritis aja ada berbisnis yang mungkin kamu lihat sekadar receh. Misalnya, Rafli Ahmad berjualan keripik singkong. Itu kan Rafli Ahmad yang sudah….bla-bla…

Jadi jika tertarik dengan kabar yang menyebutkan, jasa sablon dan seorang yang berjualan pakaian dalam dengan omzet puluhan juta. Hal pertama kamu bangun adalah spektrum.

Dan yang mesti diingiat adalah spektrum besar jika tanpa didukung dengan ide bisnis matang dan tindakanya, hasilnya hanya mimpi di siang bolong.

Untuk itu, segera bangun jangan hanya bermimpi saja, mulai dengan membuat ide bisnis yang matang lalu ekseksui, dan satu lagi yang tak kalah penting adalah semangat dalam menjalani proses.

Untuk ide bisnis, sudah banyak tips-tipsnya di dunia maya, kamu bisa menconteknya untuk menyusunnya. Selanjutnya, apakah kamu siap menjalankan ide tersebut.

Penting!!!!

Spektrum yang tinggi selalu ada konsekuensi berupa rencana bisnis yang matang dan bertindak. Percuma anda punyai spektrum tinggi tapi tidak perencanaan bisnis yang matang.

Categories
Uncategorized

4 Tips Agar Usaha Kecil Kamu Bertahan Mengahadapi Gempuran Corana

usaha jasa konveksi di www.bolehkaosan.com

stroberi.us,- Virus corona atau juga COVID-19 tak hanya mengacam kesehatan, tapi juga menggempur segala macam sendi-sendi kehidupan termasuk sendi ekonomi.

Mungkin kamu salah satu dari sekian banyaknya orang yang telah terkena dampak dari gempuran corona. Menghadapi gempuran tesebut bukan sesuatu yang mudah, kamu mesti berjuang, memutar otak setidaknya untuk bertahan.

Perjuangan menjadi sesuatu sangat berat apalagi jika pendapatkan kamu hanya dari usaha yang digeluti dengan tim kecil, sebuah usaha home idustri.

Jika sumber utama, yakni usaha kamu jalani tengah bermasalah. Maka bagaimana mungkin kamu juga dapat keluar dari permasalah ekonomi. Untuk itu, hal utama adalah bagaiamana perusahan kecil tersebut tetap bertahan setidaknya tidak gulung tikar sampai kondisi membaik.

Lantas langkah seperti apa yang mesti kamu lakukan agar perusahan dapat bertahan ditengah beban yang begitu berat, belum lagi sejumlah pengeluaran seperti biaya sewa, karyawan dan lainnya yang pastinya akan membuat kamu makin pusing tujuh keliling.

stroberi.us mencoba memberian strategi yang mungkin bisa menjadi acuan dalam menetapkan kebijakkan. Dan semoga saja tips ini bermanfaat untuk kita semua, Amin…. Semangat

  1. Periksa kondisi keuangan bisnis

Periksa kondisi keungan perusahaan kamu secara mendalam. Dengan memeriksa keuangan teruma bagian likuiditas alias cash on hand, maka kamu dapat menentukan langkah apa yang akan kamu lakukan.

Jika diumakan likuidit adalah darah dalam sebuah tubuh. Dalam keuangan rumah tangga, biasa juga disebut sebagai dana darurat alias emergency fund.

apakah kondisi likuiditas masih aman sampai kapan mengingat wabah corona yang belum juga tidak jelas, atau kondisi sedang sakit yang dapat mengakibatkan bisnis kamu gulung tikar.

Coba hitung berapa besar tingkat likuiditas usaha sampai satu tuhun. Bila kurang dari itu, Anda perlu memikirkan pengamanan likuiditas agar bisa mempertahankan bisnis di tengah krisis corona ini.

  1. Persiapkan diri untuk skenario terburuk

Setelah kamu memeriksa kondisi keuangan usaha kamu, kamu dapat menyusun rancana usaha (bisnis plan), jika perlu kamu juga menyusun strategi sebagai antisipasi jika kondisi usaha kamu mengalami hal terburuk.

Pasalnya, kondisi pandemi COVID-19 tak ada yang pasti sampai kapan berakhir, belum juga kebijjakkan apa yang akan diambil pemerintah selanjut dalam mengahadapi wabah corona, apakah pemerintah akan memperpanjang waktu untuk #dirumahsaja atau akan ada kebijakkan ekstrim misalnya lockdown.

Maka itu, sebagai langkah antisipasi, buatlah business plan yang juga memuat proyeksi atau forecast atas keberlanjutan usaha kamu paling tidak hingga setahun ke depan.

Misalnya, proyeksi dari sisi pendapatan usaha, tingkat pengeluaran, kelanjutan permodalan dan sebagainya.

  1. Berhematlah!

Wabah COVID-19 ditakutkan memicu krisis finansial yang lebih buruk dibandingkan krisis keuangan yang pernah terjadi sebelumnya. Penting bagi kamu menempuh langkah-langkah extraordinary supaya nafas bisnis bisa berjalan lebih lama.

Langkah wajib yang perlu kamu lakukan adalah menekan pengeluaran dengan berbagai cara supaya likuiditas bisa lebih kuat. Misalnya, menekan biaya operasional dari pos-pos rutin seperti tagihan listrik, air, dan internet.

Misalnya, usaha yang kamu geluti dibidang konveksi dan jasa sablon, pendapatkan menurun draktis lantaran minim atau bahkan tak ada orang yang order.

Hal yang kamu lakukan adalah menekan biaya promosi berbayar dan mengoptimalkan promosi yang gratis. Yups, hemat untuk pengeluaran pemasaran dengan mengoptimalkan media sosial saja secara organik. Tunda dulu pengeluaran untuk belanja modal yang menguras dana besar.

Hal lainnya adalah sebuah langkah ekstrim adalah pengurangan tim pada bagaian yang sebenarnya masih bisa kamu lakukan sendiri meskipun kamu akan jauh lebih direpotkan. Misalna, bagian pengepakan barang yang biasanya dikerjakan oleh orang lainnya, maka mulai besok bisa kamu kerjakan sendiri.

Jika terdapat pengularan rutin bulanan misalnya cicilan utang, kamu bisa melakukan negoisasi untuk meminta keringanan setidaknya mendapatkan perpanjangan waktu.

  1. Beri pengertian pada karyawan

Krisis pandemi COVID-19 adalah masa penuh keprihatinan. Bila tidak berhati-hati, bisnis bisa gulung tikar dalam sekejab akibat tak kuat diterjang tsunami COVID-19 yang dahsyat. Cara mempertahankan bisnis di tengah krisis corona berikutnya adalah ajak bicara karyawan-karyawan kamu untuk turut bahu membahu, saling memperkuat diri di masa yang berat ini.

Sampaikan pada karyawan tentang fokus Anda saat ini adalah mempertahankan kelangsungan usaha supaya jangan sampai bangkrut yang bisa memicu pemutusan hubungan kerja.

Supaya itu dapat dicapai, karyawan harus rela melupakan kenaikan gaji ataupun pemberian bonus seperti biasanya. Paling tidak hingga kondisi kembali normal.