Hati-hati Jika Kamu masih Saja Meributkan 6 Hal Sepele ini. Sebab, Rencana Pernikahan pun Bisa Terancam Batal

0
52
baru saja menikah sudah dtanya kapan hamil

stroberi.us,- Kamu adalah salah satu perempuan yang dari segi usia terbilang matang untuk menjalankan bingkai rumah tangga. Karena itu, kamu sendiri merasa siap untuk mengikat jalinan kasih sayang ke yang lebih sakral.

Begitu juga dengan cowok pasangan kamu, sebagai pria yang telah mapan dan berumur ingin rasanya segera meminang. Pada intinya kamu dan pria idamanmu sudah sama-sama ingin meningkatkan status dari pacaran menjadi hubungan suami-istri.

Kalian berdua sama-sama merembug sambil menghayal tentang acara pernikahan. Namun, karena satu sebab yang membuat rencana pernikahan yang sudah direncanakan secara matang malah teracam gagal.

Pasangan kamu malah berniat menyudahi saja perjalanan cinta ini. Baginya menikah dengamu akan sulit terwujud jika masih saja meributkan hal-hal yang sebenarnya amat sepele.

Sebuah pertengkaran yang sebenarnya amat sangat nggak penting dan bisa dihindari jika kalian sama-sama dewasa, bukanya pernikahan juga membutuhkan kedewasan selain tentu saja uang untuk biaya pesta. Ribut karena hal sepela, jadinya malah terkesan kekanak-kanakan.

Lalu apa saja yang kamu ributkan dengan pasangan kamu, stroberi mencoba menghimpun ada enam hal pertengkaran sepele. Sebuah pertekaran sepele yang berdampak pada kegagalan untuk berdampingan di pelaminan.

Nah, kira-kira kamu termasuk dalam salah satu dari enam hal sepel tersebut? Jika benar kamu masuk dalam 6 hal terebut, sebaiknya hanya cukup waktu itu saja. Lagian, kamu   pastinya enggak mau jika rencana pernikahan batal karena masalah sepele.

  1. Ngambek Plus Marah-marah Sampai Menuduh yang Bukan-bukan Hanya karena si Doi Tak Kunjung Membalas Pesan. 

 

Pesan belum juga dibalas juga, buat apa punya HP lebih baik lembar saja tuh HP ( http://www.unsplash.com )

Pesan yang kamu kirim berlum juga terbalaskan, lalu rentetan pesan terus kamu kirim sampa ucapan enggak-enggak. Jika kamu kesel sendiri wajar juga sih, tapi enggak mesti  segitunya juga kali sampai-sampai kamu marah-marah bahkan menuduh yang bukan-bukan.

Seandainya kamu lebih dewasa sedikit saja, kamu bisa berpikiran lebih jernih menyikapi perkara pesan yang tak kunjung dibalas. Sebab, bisa jadi pasangan kamu lagi nggak megang hp jadi balasnya telat atau lagi sibuk dengan pekerjaan apalagi pasangan kamu lagi getol-getolnya kerja untuk biaya pernikahan.

Gimana  kalau kamu hidup di zaman dulu yang masih belum ada namanya HP, sepertinya kamu bakal paniknya minta ampun. Makanya kamu bersyukur hidup di zaman sekarang yang sudah serba canggih, kamu dan dia masih tetap berkomunikasi meskipun nggak bertatap muka secara langsung.

2. Meributkan kesibukan yang membuat kalian susah bertemu, padahal Jika Kamu Pahami Bahwa Si Doi Lagi Mencari Tambahan Uang Untuk Pesta Pernikahan

ribut kerana si doi sibuk di http://www.tipsciamik.com

Si Doi yang tengah disibukan mencari tambahan dana untuk biaya pesta pernikahan, mengingat pesta pernikahan jaman sekarang itu enggak murah loh. Karena kesibukkannya, so pasti waktu untuk kamu akan sangat berkurang.

Jika masih meributkan hal demikian, lalu apakah kamu pantas dibilang dewasa. Sebuah kedewasan yang sudah semestinya kalian sama-sama pahami mengingat kalian akan naik tangga dari status pacaran menjadi suami-istri.Lagian Sebuah kedewasaan yang jauh dari kesan saling mendukung apapun yang dilakukan pasangan, selama itu baik dan bermanfaat.

3. Masih Saja Cemburu-cemburuan Padahal itu Hanya Sekadar Mantan Pacar.

Mantan pacar jadi hal perlu diributkan

Dia itu hanya masa lalu dan kamu adalah masa depan. Lalu untuk apa juga cemburu hanya untuk seorang mantan. Yak, boleh saja kamu cemburu, itu tandanya kamu sayang. Tapi, jika kamu cemburu yang sudah kelewat batas sampai menuduhnya yang bukan-bukan hanya karena si doi bertegur sapa sama mantan, itu juga tanpa disengaja.

“Ngapai sih kamu negor dia”

“Aku enggak suka kamu negor dia”

“Kok dia tau sih, kamu ada disini”

“Pasti sudah sering janjian yak sama dia”

“Kamu sering jalan sama dia yak”

Jika kata-kata yang terlontar cenderung tendesius mengarah kepada kamu, siapa juga yang kuat menahan sabar, syukur deh kalau enggak cekcok.

Itu tandanya sudah meragukan kepercayaan, untuk apa melanjutkan ke jenjang pernikahan jika belum menikah saja sudah tak percaya. Ingatlah semua orang mungkin mempunyai mantan termasuk kamu.

5. Ngambek Gara-gara Pasangan Nolak Untuk Seragaman. Namanya juga orang, Beda Orang yak Beda Selera. 

Agar dilihat Pasangan Serasi, Kamu Paksa Untuk Seragam kalau dia nggak mau memakai sesuatu yang samaan, kamu langsung pasang muka jutek seharian

Agar dilihat bahwa kamu adalah pasangan serasi,  kamu pun memaksanya untuk mengenakan seragam  saat hendak menghadari pesta pernikahan.

Tak semuanya suka dengan seragaman mungkin termasuk si doi, namanya juga beda orang bisa jadi beda selera. Setiap orang punya selera penampilan yang berbeda-beda, ada kalanya dia tak mau melakukan apa yang kamu minta.

Mendapat penolakkan dari pasanga kamu,  kamu malah pasang muka jutek sampai aksi diam seharian. Kalau sudah begini, bagaimana mau dianggap dewasa?

6. Gara-gara ucapan sepele seperti “terserah!” kalian pun sampai adu mulut dan berakhir diam-diaman

Memasuki jenjang hubungan yang lebih serius lagi mengharuskan kalian untuk bisa menyelesaikan masalah bersama-sama. Bukannya saling diam sambil menunggu salah satu dari kalian minta maaf duluan. Apalagi saat satu di antara kalian bilang “terserah” kemudian berakhir adu mulut dan nggak saling bicara. Kalau kamu dan dia masih seperti itu, tandanya kalian masih butuh waktu untuk belajar lebih dewasa menjalani hubungan. Agar nanti saat sudah dalam satu atap, tak ada aksi saling diam dan membiarkan masalah terbengkalai bahkan berlarut-larut.

 

Ayo ngaku siap di antara kalian yang masih meributkan hal-hal sepele seperti 7 poin di atas