5 Alasan Kenapa Kamu Nggak Boleh Selalu Serba Curhat Soal Pacar

0
156
Nasehat teman kamu soal hubungan kamu dengan si doi

stroberi.us,- Dalam perjalanan cinta, kisah kalian pasti ada hambatannya alias nggak selama romatis. Sudah hal yang lumrah jika  ada saja hal yang diributkan dari masalah beda pendapat, beda selera, telat jemput atau juga membatalkan begitu saja padahal sudah dari jauh-jauh hari kalian merencanakan nonton bareng.

Begitulah perjalanan cinta, rasa pahit perjalanan cinta membuat hati ini terasa sedih dan rasanya ingin menumpahkan segala keluh kesah kepada sahabat. Boleh saja sih curhat lagian siapa mau melarang kamu untuk curhat, tapi jika kamu selalu menumpahkan keluh kesah soal hubungan kamu dengan si doi dari hal amat sederhana, bawaannya ingin curhat melulu malah  malah membaut kamu manja.

Jadi  alangkah baiknya sepahit apa pun kisah yang kalian alami yak hadapi saja. Cinta ini adalah milik kamu dengan si doi, mereka tahu apa sih tentang cinta kalian. Kerena itu, curhatan kamu tentang si doi  bisa kian ruyam dan ujung-ujung ada kemungkinan malah putus

Loh kok bisa kaya gitu, bukanya minta pendapat bisa memperbaiki hubungan? Mengenai hal ini, stroberi.us mempunyai alasan tersendiri mengapa jika kamu curhat dan minta pendapat kepada orang lain malah bisa berujung pada kata putus.

Untuk lebih terang benderangnya, yuk simak alasan stroberi.us mengapa kamu nggak perlu terlalu banyak curhat kepada orang lain tentang jalinan kisah cinta kamu dan si doi.

kamu dan si doi yang benar-benar paham dengan masalah kalian, orang lain hanya melihat permukaan saja lagian siapa yang mau ikut menyelam

saat kamu curhat soal pacar via https://www.vemale.com

Orang di sekitar kamu hanya melihat perjalanan kisah kamu dan si doi dari yang nampak, nggak mungkin juga ikut menyelam menelusiri seluk-beluk perjalanan cinta kalian. Jadi ketika kamu curhat mengenai malasah kamu, maka sejuah mana teman kamu bisa ngasih saran lebih jauh lah wong dalaman kisah cinta kamu saja nggak tahu.

Saat kamu curhat soal hubungan kamu kepada teman, maka teman kamu hanya bisa memberikan nasehat dari sudut pandang kamu

Saat kamu curhat soal pacar via http://arief-just4fun.blogspot.co.id

Untuk melihat sebuah masalah perlu dipandang dari berbagai sudut pandang, bukan hanya kamu tok. Maka jika kamu lagi meminta pendapat teman dengan cara curhat dan bercerita dulu soal masalahmu, maka sudut pandang teman hanya melihat sisi kamu semata.

Jadi apakah mungkin teman kamu memahami lebih jauh tentang masalah percintaan yang tengah kamu alami, jika hanya mendengar dari kamu. Teman kamu nggak tahu kan apa yang dirasakan oleh si doi.

Maka yang terlontar dari teman kamu hanya sekadar spekulasi semata dan lebih rentan mengarah kepada memperunyam masah cinta kamu dengan sang pacar.

Saat kamu curhat kepada teman dekat. Sebagai teman yang baik pastinya  ada rasa nggak enak untuk mengutarakan pendapat.

nasehat teman kamu malah bikin kamu marah via http://www.hipwee.com

Kamu yang sedang curhat  kepada teman dekat. Sebagai teman dekat, dia pasti sedikit banyak paham benar tentang karekter kamu. Oleh sebab itu, apa yang dilontarkan teman kamu sebisa mungkin disesuaikan dengan keingingan kamu. Paling tikak nggak bikin marah dan ngerusak hubungan perteman. Masa, hubungan pertemanan rusak gara-gara curhat.

Saat kamu curhat, teman yang kamu curhati ternyata menyimpan perasaan suka sama pacar kamu (musuh dalam selimut dong)

curhat sama teman yang ternyata suka sama pacar kamu via http://loop.co.id

 

Kamu boleh curhat kepada orang yang tepat, namun kira-kira apa yang herjadi jika kamu curhat dan orang yang dicurhati mempunyai perasan suka kepada cowok kamu. Dengan kamu curhat, bisa jadi dimanfatin oleh teman kamu agar hubungan kalian rusak dan kandas di tengah jalan.

Lah siapa yang tahu hati seseorang meskipun orang tersebut adalah teman dekat kamu, kamu sudah lama berteman dekat dengannya.

Untuk itu, kamu perlu hati-hati jika mau mencurahkan tentang apa yang tengah kamu alami dengan si doi.  Jangan sampai nasehat teman dekat kamu membuatmu menyesal nantinya. Temen kamu berharap menggiringmu untuk mengambil keputusan yang salah. Atau bisa jadi teman kamu malah mencoba mengambil kesempatan dengan retak hubungan kamu dengan pacar.

 

Jika selalu saja curhat maka kapan kamu belajar untuk dewasa menyelesaikan masalah, belajar saat pacaran dari masalah yang ada biar nantinya bisa lebih bijak. Oke coy

belajar mengatasi masalah tanpa curhat via http://loop.co.id

Pacaran bukan soal bermesraan di taman, mall, sambil nonton film khusus dewasa. Pacaran diselingin pertengkaran menjadi ajang untuk kamu belajar menyelesaikan masalah. Nantinya kamu bisa lebih dewasa dalam menghadapi masalah yang mungkin bakal jauh lebih besar.

Lalu jika kamu tak mau belajar dan hanya mengandalkan dari pendapat teman-teman kamu atas masalah yang tengah melanda kamu. Bukakah itu tandanya kamu menyerah dalam menghadapi masalah, menyerahkan sepenuhnya kepada teman dan kamu tinggal mengikuti saran yang belum tentu tepat.

Lagian jika kamu lagi galau lantaran punya masalah, kamu bisa menghilangkan kegalaun dengan hal-hal yang positif. Misalnya, menyalurkan hoby, nonton film atau pergi belanja