Ingin Terlihat Seksi, Korbankan Kesehatan

0
84

Untuk saat ini sudah menjadi hal lumrah  menyaksikan mengenaan celana ketat , bisa jadi kamu adalah salah satu perempuan yang kerap mengenakan celana tersebut agar  terlihat  dan seksi. Untuk mendapatkan kesan tersebut memang tak ada salahnya, tapi perlu dingat jangan sampai kamu melupan hal yang lebih penting ketimbang kata seksi. Yakni, kesehatan.

Yups, jangan hanya lantaran ingin dibilang sesksi, kamu mesti mengorbankan kesehatan. Misalnya saja, mengenakan celana ketat. Pakaian ketat entah itu levis atau jenis lainnya.

Lantas apa yang dampak yang bisa ditimbulkan lantaran kerap menganakan pakaian ketat. Dari sumber hasil seluncur di dunia maya, disebutkan sejumlah akibat kerap mengenakan celana seksi. Adapun sejumlah akibat yang bisa ditimbulkan, antara lain?

Merusak Kulit
Celana ketat tentunya akan membuat kain menempel pada kulit. Jika kamu kerap mengenakannya, maka ada kemungkinaan terjadi kerusakan pada kulit apa lagi jika terlalu sering membiarkan gesekan antara kain dengan kulit jika pemakai, karena terlalu sering.
Kerusakan kuli bisa jadi merambat pada gerbang masuknya berbagai macam kuman.

Sirkulasi darah sekitar organ intim terhambat

Pakaian ketat atau celana perempuan ketat  membuat sirkulasi darah di sekitar paha, selengkangan, dan alat kelamin menjadi tidak lancar. Sirkulasi darah yang buruk bisa menciptakan terjadinya verises.

Verises adalah pembesaran pembuluh balik (vena) akibat kelainan ketup dalam pembuluh vena. Pembuluh vena merupakan saluran dari anggota tubuh bagian bawah untuk kembali ke jantung.

Sebab terjadinya sindrom Bernhardt – Roth

Sindrom Bernhardt – Roth menyerang saraf paha luar. Jika sindrom ini berkembang, bisa mengakibatkan kasus penekanan pada salah satu saraf bagian luar paha.
Efek yang bisa dirasakan adalah mati rasa di sekitar paha, nyeri, atau kesemutan.

Berisiko Mengalami Kandidiasis

Kandidiasis adalah penyakit jamur yang bersifat akut atau subakut disebabkan oleh spesies Candida, biasanya oleh Candida albicans dan dapat mengenai mulut, vagina, kulit, kuku, bronki, atau paru, kadang-kadang dapat menyebabkan septikemia, endokarditis, atau meningitis.

Jadi apakah kamu masih ingin tetap mengenakan celana ketat hanya agar terlihat seksi? Semua keputusan ada ditangan kamu sendiri.