Dua Hal yang Perlu Kamu & Dia Bicarakan Sebelum Menikah

0
182

Stroberi.us,- Melakukan persiapan secara matang  demi kelancaran hari pernikahan merupakan hal  yang penting. Dalam melakukan persiapan ada baiknya bukan hanya pembahasan seputar hari H saja, tapi juga membicara apa saja yang akan menjadi kesepakatan antara kamu dan Doi guna melanggengkan keharmonisan rumah tanggamu kelak.

Kira-kira apa saja yang bisa menjadi pembahasan yang nanti menjadi kesepakatan antara kamu dan dia. Dengan demikian, nanti enggak menjadi pemersalahan  dalam kehidupan berumah tangga. Berikut ini, kira-kira yang perlu kalian bicarakan dan sepakati, antara lain:

1.    Mengatur Keuangan

Munkin kamu pernah mendengar istilah uang suami adalah uang istri, tapi tidak berlaku dengan keuangan istri. Syah-syah saja jika mau memperlakukan hal yang demikian dengan syarat telah disepakati dengan calon suami.

Atau mungkin,  kalian tetap ingin memakai ATM secara terpisah agar pengaturan keuangan secara sendiri-sendiri atau ingin membuat ATM bersama-sama guna menutupi keperluan harian dan bulanan, atau uang tersebut dipisah.

Apa pun itu boleh-boleh saja, yang pasti mau  model bagaimana  untuk mengatur pembagian keuangan yang terpenting adalah kesepakatan antara kamu dan Doi. Hal demikian perlu dibahas sebelum kalian memutuskan  melangsungkan pernikahan agar tidak  menimbulkan gesekan  akibat persoalan pembagian keuangan.

Hal yang perlu diingat saat membahas persoalan ini,  kamu memutuskan masalah financial ini selalu bersama calon suami dibanding egois mementingkan kepentinganmu sendiri.

2.    Membagi Waktu Pertemanan

Kehidupan usai pernikahan akan jauh berbeda dengan sebelum pernikahan.  Pada awalnya, mungkin kamu atau pun si dia akan merasa bebes dan puas menghabiskan waktu bersama teman-teman kamu, tapi tidak saat menjalani rumah tangga.

Untuk itu, perlu ada pembahasan antara kamu dan si dia agar keduanya tidak merasa terikat dengan jalinan rumah tangga dan juga tidak terlalu liar sebagaimana saat kalian belum menikah.  Dalam hal ini, kalian  perlu membuat kesepakatan mengenai batasan pertemanan yang akan kalian berlakukan.

Begitu pula komitmen mengenai hak untuk segera bicara dengan pasangan seandainya ada temannya yang dipermasalahkan. Setidaknya, mengantisipasi ini sejak awal bisa menghindari hal-hal tidak diinginkan soal pertemanan setelah menikah. (DS/JS)